Kamis, 02 Februari 2012

SATUAN ACARA PERKULIAHAN




SATUAN ACARA PERKULIAHAN
(S A P)
No. Dokumen :
Tgl.Terbit       : 15-02-2010
Revisi             :    
Halaman         :

SATUAN ACARA PERKULIAHAN



Mata Kuliah                            : BUDIDAYA TANAMAN HOLTIKULTURA
Kode Mata Kuliah                   : PNO – 425
Kelompok Mata Kuliah           : Mata Kuliah Keahlian (MKK)
Prasyarat                               : Dasar – Dasa Agronomi , Fisiologi Tanaman
Semester / Beban Studi         : VI / 3SKS
Fakultas / Jurusan / Progdi     : Pertanian / Budidaya Pertanian / Agroteknologi
Dosen Pengampu                  : Ir. Dwie Retna Suryaningsih , MP.



DESKRIPSI MATA KULIAH :  
Mata kuliah ini membehahas tentang : Pengertian, definisi, ciri-ciri dan batasan hortikultura; Peranan hortikultura dalam pembangunan pertanian; Prospek, tantangan dan peluang pengembangan hortikultura sebagai sumber in come dalam peningkatan kesejahteraan dan devisa negara; Lingkungan tumbuh tanaman hortikultura; Pemanfaatan sempit/pekarangan, lahan tidur sebagai kawasan agropolitan; Penerapan Good Agricultural Practice (GAP) dan Good Agricultural Management (GAM) dalam konsep Sustainable Agricultural; Teknologi Pascapanen Hortikultura (sortasi, grading, kerusakan/injuri, food safety, standardisasi hortikultura; Praktik soft skill mahasiswa dalam konsep management agribusiness corporation (budidaya, teknologi pasca panen, marketing) komoditi buah-buahan, sayur-sayuran, tanaman hias serta tanaman rempah dan obat.

TUJUAN INSTRUKSIONAL (TIU) :
Diharapkan setelah mempelajari bab ini mahasiswa dapat mengetahui ruang lingkup Hortikultura, cara pembudidayaan dan penanganan pasca panennya, pengendalian hama dan penyakitnya, pemasarannya / marketing lokal maupun global, sehingga mahasiswa termotivasi untuk berwirausaha setelah mengetahui prospek dan peluang bisnis hortikultura didalam upaya meningkatkan kesejahteraan hidupnya dengan mempertahankan dan menjaga lingkungan.

PERTE MUAN   KE
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
POKOK BAHASAN
MATERI
MEDIA
METODE
EVALUASI
SOFT SKILL
ESTIMASI WAKTU
SUMBER/REFERENSI
I
1.   Adanya transparansi dan kesepakatan penetapan materi , metode dan kegiatan perkuliahan antara Dosen dan Mahasiswa.

1.   Mahasiswa mengetahui dan mengerti rencana dan materi serta terikat dengan kontrak perkuliahan,

PENDAHULUAN
1. Perkenalan; merencanakan kegiatan perkuliahan dan membuat kesepakatan kontrak kuliah sesuai dengan RPKBS dan Absensi.

White Board, Form kontrak kuliah, Absensi
Tatap muka, diskusi, dan tanya jawab
Penandatanganan kontrak kuliah
Komunikasi dan kerjasama antar team
1 x 100’

PERTE MUAN   KE
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
POKOK BAHASAN
MATERI
MEDIA
METODE
EVALUASI
SOFT SKILL
ESTIMASI WAKTU
SUMBER/REFERENSI
I
2.   Mahasiswa mengetahui ruang lingkup hortikultura.

2.   Mahasiswa mengetahui pengertian dan batasan hortikultura.
3.   Mahasiswa mengetahui peranan hortikultura terhadap pembangunan pertanian.

PENDAHULUAN
2.   Pengertian dan batasan hortikultura.
3.   Peranan hortikultura terhadap pembangunan pertanian sebagai sumber devisa negara.
White Board, LCD & Laptop
Pembentu-kan kelompok, Tatap muka, diskusi, dan tanya jawab
Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team

A, B, C dan D
II
Mahasiswa mengetahui, mengerti dan memahami hortikultura sebagai produk unggulan, sehingga termotivasi menjadi seorang entrepreneur hortikultura andalan.
1.   Mahasiswa mengetahui definisi dan ciri-ciri hortikultura.
2.   Mahasiswa mengetahui prospek hortikultura didalam negeri maupun diluar negeri serta perkembangannya.
3.   Mahasiswa mengetahui tantangan dan peluang bisnis serta pengembangannya sebagai komodiatas unggulan.
DEFINISI & PROSPEK HORTIKULTURA, TANTANGAN & PELUANG
1.   Definisi Hortikultura
2.   Prospek Hortikultura, khususnya komoditas unggulan
3.   Tantangan dan peluang pengembangan hortikultura sebagai komoditas unggulan.
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, dan tanya jawab
Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team
1 x 100’
A, B, C dan D
III
Mahasiswa mengetahui jenis-jenis, karakter, fisiologis dan faktor-faktor yang mempengaruhi setiap jenis tanaman hortikultura.
1.   Mahasiswa mengetahui bagian-bagian tanaman dan fungsinya.
2.   Mahasiswa mengetahui poses fisiologi tanaman dalam kaitannya dengan panen yang dikehendaki.
3.   Mahasiswa mengetahui faktor lingkungan alami dan buatan yang mempengaruhi tanaman.
PERTUMBUHAN TANAMAN HORTIKULTURA
1.   Bagian Tanaman : akar, batang, daun, bunga.
2.   Fase Pertumbuhan :  fase vegetatif, fase reproduktif
3.   Faktor Lingkungan : Iklim (Radiasi matahari, Suhu), Tanah, Hubungan antara Tanaman dengan Hewan atau Tanaman lainnya.
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, dan tanya jawab
Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team
1 x 100’
E, F, G, H, I dan J

IV
Idem  (lanjutan pertemuan III)
Idem  (lanjutan pertemuan III)
Idem  (lanjutan pertemuan III)
Idem  (lanjutan pertemuan III)
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, dan tanya jawab
Latihan praktik mendiskripsikan bagian-bagian tanaman.
Komunikasi dan kerjasama antar team
1 x 100’
E, F, G, H, I dan J



PERTE MUAN   KE
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
POKOK BAHASAN
MATERI
MEDIA
METODE
EVALUASI
SOFT SKILL
ESTIMASI WAKTU
SUMBER/REFERENSI
V
Mahasiswa mampu memanfaatkan SDA (pekarangan) sebagai sumber gizi, pendapatan keluarga guna peningkatan kesejahteraannya.
1.   Mahasiswa mengetahui pengertian dan fungsi/ manfaat pekarangan.
2.   Mahasiswa mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi bentuk, luas dan intensitas pekarangan.
3.   Mahasiswa mengetahui Pengaturan Pekarangan sebagai hutan rimba yang produktif (Agroforestry)
4.   Mahasiswa mengetahui kemungkinan cara pengembangan pekarangan.
PEKARANGAN
1.   Pengertian Pekarangan, Fungsi/Manfaat Pekarangan
2.   Faktor-faktor yang Mempengaruhi Bentuk, Luas dan Intensitas Pekarangan
3.   Pengaturan Pekarangan sebagai hutan rimba yang produktif (Agroforestry)
4.   Kemungkinan Pengembangan Pekarangan.
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, dan tanya jawab
Latihan soal (Quiz)
Komunikasi dan kerjasama antar team
1 x 100’
K, L, M, N, O, P, Q, R
VI
Mahasiswa mengetahui dan mengerti GAP terhadap kesehatan produk dan  lingkungan.
1.   Mahasiswa mengetahui pengertian, ciri-ciri, fungsi/ manfaat produk GAP.
2.   Mahasiswa dapat memberikan contoh tentang produk-produk hortikultura yang telah menerapkan GAP
GOOD AGRICULTURAL PRACTICE (GAP)
1.   Pengertian GAP, Ciri-ciri, dan fungsi/manfaat produk GAP.
2.   Prospek produk GAP, khususnya komoditas unggulan dalam kompetisi pasar domestik dan pasar global.
3.   Tantangan dan peluang pengembangan produk GAP sebagai komoditas unggulan yang sehat bergizi dan ramah lingkungan.
4.   Pedoman GAP berorientasi LEISA : Pedoman budidaya dan pengolahan primer komoditas hortikultura dan penyimpanannya; Pengendalian hama terpadu dan menghindari penggunaan pestisida dan herbisida kimia.
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, tanya jawab, Moving Class/Kuliah Lpang

Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team
1 x 100’
S


PERTE MUAN   KE
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
POKOK BAHASAN
MATERI
MEDIA
METODE
EVALUASI
SOFT SKILL
ESTIMASI WAKTU
SUMBER/REFERENSI
VII
Mahasiswa mampu membuat perencanaan dan mengelola komoditi hortikultura.
1.   Mahasiswa mengetahui pengertian, fungsi dari GAM.
2.   Mahasiswa dapat membuat perencanaan, manajemen/pengelolaan komoditi hortikultura.
GOOD AGRICULTURAL MANAGEMENT (GAM)
1.   Prinsip dan prosedur wirausahatani dalam konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan.
2.   Pengelolaan tahapan kegiatan GAP : pemilihan bahan tanam, budidaya (pemilihan lahan dan pemupukan, pengairan, pemeliharaan, dan pengendalian OPT), Pemanenan, Pengolahan primer, Pengepakan, Penyimpanan dan pengiriman.
3.   Evaluasi dan uji kelayakan produk berstandard LEISA.
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, tanya jawab, Moving Class/Kuliah Lapang

Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team

1 x 100’
S
VIII
Mahasiswa mengenali, mengetahui dan mengerti seluk-beluk dan ruang lingkup Teknologi Pasca Panen, mengetahui panduan panen yang baik serta penelolaannya agar produk tetap terjaga kualitasnya.
Mahasiswa mengetahui :
1.  pengertian, ruang lingkup dan arti penting teknologi pasca panen.
2.  Umur fisiologi komoditi.
3.  Konsep  ripening sayur dan buah.
4.  Respirasi dan Etilen.
5.  Efek lingkungan terhadap produk hortikultura.
6.  Perlakuan dan teknologi penanganan pasca panen.
7.  Pengepakan, transportasi dan penyimpanan komoditi.
TEKNOLOGI PASCA PANEN
1.   Pengertian, definisi, ruang lingkup, dan arti penting teknologi pascapanen.
2.   Umur fisiologi komoditi.
3.   Konsep ripening sayur dan buah.
4.   Respirasi dan Etilen.
5.   Efek Lingkungan terhadap produk hortikultura.
6.   Perlakuan dan Teknologi penanganan pasca panen.
7.   Periode pascapanen : panen, sorting, packaging, storage, transport, marketing, konsumen.
8.   Penerapan teknik penanganan pascapanen yang efektif.
9.   Standar dan tingkat kematangan komoditi.
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, tanya jawab, Moving Class/Kuliah Lapang

Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team

1 x 100’
T, U, V
IX

1.    
UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
1.    








PERTE MUAN   KE
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
POKOK BAHASAN
MATERI
MEDIA
METODE
EVALUASI
SOFT SKILL
ESTIMASI WAKTU
SUMBER/REFERENSI
X
Mahasiswa mengetahui, mengerti dan memahami standar produk hortikultura, pengembangan grade dan standar kualitas hortikultura.
1.   Mahasiswa mengetahui definisi dan tujuan standar produk hortikultura.
2.   Mahasiswa mampu menyebutkan dan menjeleaskan istilah-istilah umum dalam standar hortikultura.
3.   mahasiswa mengetahui jenis-jenis standar hortikultura.
4.   Mahasiswa mampu menjelaskan pengembangan grade dan standar kualitas produk hortikultura.
GRADING & STANDARDISASI  PRODUK HORTIKULTURA
1.   Pendahuluan : Pengertian dan definisi standar, jenis-jenis standar, status hukum standar, penerapan standar, inspeksi.
2.   Pengembangan grade dan Standar Kualitas : Tahap-tahap pembuatan grade dan standar kualitas, Evaluasi metode analisis, Menetapkan skala grade, Pembobotan skala kualitas, Penerapan standar kualitas, Sistem skoring US grade.
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, tanya jawab, Moving Class/Kuliah Lapang

Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team

1 x 100’
W, X
XI
Mahasiswa mampu mempertahankan kualitas produk hortikultura dan mengendalikan dari kerusakan.
1.   Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami sifat dari produk hortikultura.
2.   Mahasiswa mengetahui tingkat kerusakan dari macam-macam produk hortikultura.
3.   Mahasiswa dapat mengetahui upaya untuk melakukan/pencegahan terhadap kerusakan.
KERUSAKAN PRODUK HORTIKULTURA
1.   Pendahuluan
2.   Jenis-jenis kerusakan pada produk hortikultura.
3.   Faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan produk hortikultura.
4.   Usaha untuk mengurangi kerusakan produk hortikultura dalam simpanan : sanitasi, refrigeration, waxing, irradiasi, Perlkuan kimiawi dan fumigasi, pengemasan.
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, tanya jawab, Moving Class/Kuliah Lapang

Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team

1 x 100’
Y, Z
XII
Mahasiswa mengetahui jenis-jenis komoditi buah unggulan, ciri-ciri, sifat dan karakternya.
Mahasiswa mengetahui dan memahami komoditi buah mulai dari on farm sampai dengan off farm.
KOMODITAS BUAH-BUAHAN
Diskusi kelas
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, tanya jawab, Moving Class/Kuliah Lapang, Kliping

Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team

1 x 100’




PERTE MUAN   KE
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
POKOK BAHASAN
MATERI
MEDIA
METODE
EVALUASI
SOFT SKILL
ESTIMASI WAKTU
SUMBER/REFERENSI
XIII
Mahasiswa mengetahui jenis-jenis komoditi sayuran unggulan, ciri-ciri, sifat dan karakternya.
Mahasiswa mengetahui dan memahami komoditi sayuran mulai dari on farm sampai dengan off farm.
KOMODITAS SAYUR- SAYURAN (VEGETABLES)
Diskusi kelas
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, tanya jawab, Moving Class/Kuliah Lapang, Kliping
Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team

1 x 100’

XIV
Mahasiswa mengetahui jenis-jenis komoditi tanaman hias, ciri-ciri, sifat dan karakternya.
Mahasiswa mengetahui dan memahami komoditi tanaman hias mulai dari on farm sampai dengan off farm.
KOMODITAS TANAMAN HIAS (FLORICULTURE/ ORNAMENTALS PLANTS)
Diskusi kelas
White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, tanya jawab, Moving Class/Kuliah Lapang, Kliping
Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team

1 x 100’

XV
Mahasiswa mengetahui jenis-jenis komoditi tanaman rempah dan obat, ciri-ciri, sifat dan karakternya.
Mahasiswa mengetahui dan memahami komoditi tanaman rempah dan obat (Spices) mulai dari on farm sampai dengan off farm.
KOMODITAS TANAMAN REMPAH DAN OBAT (SPICES).
Diskusi kelas

White Board, LCD & Laptop
Tatap muka, diskusi, tanya jawab, Moving Class/Kuliah Lapang, Kliping
Latihan
Komunikasi dan kerjasama antar team

1 x 100’
XVI


UJIAN AKHIR SEMESTER










PENUGASAN :
NO.
BENTUK TUGAS
JENIS
DESKRIPSI
EVALUASI
1
Kliping
Individu
Inventarisasi tentang informasi hortikultura dari Masmedia
Penilaian di pembimbing
2
Field trip/Moving Class
Kuliah di lapang (individu)
Inventarisasi permasalahan di lapang tentang hortikultura (problem solving).
Diskusi di kelas
3
Praktikum Kewirausahaan
Individu
Membuat business prototipe
Penilaian di pembimbing







REFERENSI :
A.         Bungaran Saragih, 1999.  Sektor Agribisnis sebagai Tulang punggung Pembangunan  Ekonomi Indonesia.  Gerakan Terpadu Peduli Pertanian, Undip Semarang. 14 pp.
B.         Dudung Abdul Adjid,  1993.  Kebijaksanaan Pengembangan Hortikultura di Indonesia dalam Pelita VI.  Seminar dan Konggres PERHORTI.  Malang 20-21 Nopember 1993. 13 pp.
C.        -------------------------,  1994.  Pengembangan Agribisnis Hortikultura. Proc. Simp. Hort. Nas., Malang.  p. 11 – 21.
D.        Soleh Solahuddin,  1999.  Penajaman Strategi dan Kebijakan Pembangunan Pertanian Dalam Rangka Memperkokoh Sistem Pertanian Nasional. Gerakan Terpadu Peduli Pertanian, Undip Semarang. 21 pp.
E.         Edmond, J.B., T.L. Senn, F.S. Andrew and R.G. Halfacre,  1975.  Fundamentals of Horticulture.  Tata McGraw Hill Publ. Co. Ltd.  New Delhi.  560 pp.
F.         Fordham, R., and A.G. Biggs,  1985.  Principles of Vegetable Crop Production.  William Collins & Co. Ltd.,  London.  215 pp
G.        Hartmann, T.H., A.M. Kofranek,  V.E. Rubatzky,  W.J. Flocker, 1988.  Plant Science, Growth Development and Utilization of Cultivated Plants. Prentice Hall International, Inc., Englewood Cliffs, New Jersey.  674  pp
H.        Janick, J., 1972.  Horticultural Science.  W.H. Freeman and Co.  San Francisco.  586 pp.
I.           Sumeru  Ashari,  1995.  Hortikultura, Aspek Budidaya.  UI Press, Jakarta.  485 hal.
J.          Yogi Sugito,  1996.  Ekologi Tanaman.  Diktat Kuliah.  Program Pasca Sarjana, Unibraw, Malang. 101 hal.
K.         Anonim. 1975. Dunia Ekonomi Kita. Yayasan Kanisius, Yogyakarta. 276 hal
L.         Anonim. 1981. Usaha Meningkatkan Potensi Pekarangan Di Desa Sekitar Hutan. Impormasi Pertanian, DEPTAN. Balai Informasi Kayuambon, Lembang, Jabar.. (5):3-6
M.        Atjung. 1976. Tumbuh-tumbuhan Perhiasan di Pekarangan. NV> Masa Baru, Bandung, Jakarta. 147 hal
N.        Danoesastro, H. 1973. Kemungkinan Peningkatan Pertanaman Pekarangan. Penataran Purna Sarjana Penyuluhan Pertanian UGM ke II, Yogyakarta. 11 hal.
O.        -------------------. 1977. Peranan Pekarangan dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Nasional Rakyat Pedesaan. Gadjah Mada Univercity Press. Yogyakarta. 16 hal
P.         Naniek Siti Murdjati. 1978. Peranan Pekarangan Dalam Mencukupi Kebutuhan Sehari-hari Masyarakat Pedesaan. Makalah Seminar Mahasiswa Agronomi UGM. 11 hal.
Q.        Garnadi, A. 1972. Tanaman Pekarangan Membawa Keuntungan. Majalah Pertanian (12);1-42.
R.        Peranan Pekarangan dalam Kehidupan Sehari-hari. Majalah Pertanian (1) : 1-45
S.         Soekirno, Direktur Perlindungan Tanaman Hortikultura, Direktorat Jenderal Hortikultura, Departemen Pertanian.
T.         Vademekum Hortikultura, 1997, Direktorat Hortikultura, Ditjen Tanaman Pangan dan Hortikultura.
U.        Kajiaan Pengelolaan Pasca Panen Hasil Per tan ion, 2001, Ditjen Bina Pengofahan dan Pemasaran Hasil Pertanian dan PT. Danaspoe 4 Co.
V.         Standar   Mutu Produk Hortikultura Buah-buahan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (5NI), 2003, Dit. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Ditjen Bina PPH Pertanian.
W.       Luh,B.S dana J.G Woodroof. 1988. Commercial Vegetable Processing. Van Nostrand Reinhold, New York.
X.         Karlsson, B. 1988. Storage Life and Quality Retention .Dalam Luh, B.S. dan J.G. Woodroof . Comercial Vegetable Processing. Van Nostrand Reinhold, New York, NY.
Y.         Beveridge, T. H. J. (2003).Maturity and Quality Grades for Fruits and Vegetables”. In Handbook of Postharvest Technology, cereals, fuits, vegetables, tea and spices. Ed. A. Chakraverty, .. Mujumdar, G.S.V. Raghavan and H. S. Ramaswamy. Marcel Dekker, Inc. New York.
Z.         Pantastico, E.B. 1975. Postharvest Phyisiology, Handling and Utilization of Tropical and Subtropical Fruits and Vegetables. The Avi Publishing Company, Inc. Westport, Conecticut.

Mengetahui,
Dekan,                                   Ketua Program Studi,     Dosen Pengampu,


Ir. Jajuk Herawati, M.Kes.   Ir. Indarwati, MS.          Ir. Dwie Retna Suryaningsih, MP.



                      

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar